Nama : Renni Widyastuti Pratiwi
NPM : 57413410
Kelas : 3IA21
Mata Kuliah : Desain Pemodelan Grafik
Nama Dosen : Syefani Rahma Deski
Pengertian Desain
Desain
diambil dari kata designo diambil dari bahasa Italia yang artinya
adalah gambar. Sedangkan dalam bahasa Inggris desain diambil dari bahasa
Latin designare yang artinya adalah merencanakan atau
merancang.Sebagai kata kerja, “desain” memiliki arti “proses untuk membuat dan
menciptakan obyek baru”. Sebagai kata benda, “desain” digunakan untuk menyebut
hasil akhir dari sebuah proses kreatif, baik itu berwujud sebuah rencana,
proposal, atau berbentuk obyek nyata. Desain juga dapat diartikan sebagai
proses untuk menggambar, merancang, membuat dan menciptakan obyek baru.
Pengertian Pemodelan Grafik
Pemodelan adalah
membentuk suatu benda-benda atau obyek, membuat dan mendesain obyek tersebut
sehingga terlihat seperti hidup. Pemodelan juga dapat diartikan
sebagai pola atau contoh dari sesuatu yang akan dibuat atau
dirancang. Pemodelan adalah tahap dimana akan dibentuknya suatu obyek. Proses
pemodelan ini memerlukan perancangan dengan beberapa langkah saat pembuatannya.
Sedangkan
pengertian grafis adalah mengacu pada gambar, garis, lingkaran,
lengkungan yang bergabung menjadi satu membentuk sebuah bangun atau pencitraan
baik 1, 2, maupun 3 dimensi atau lebih. Grafik juga
dapat didefinisikan sebagai pengungkapan dan perwujudan dalam bentuk
huruf, simbol dan gambar dengan menggunakan proses pencetakan.
Grafik komputer adalah proses pembuatan obyek menggunakan bantuan software
komputer yang khusus dibuat untuk membantu membuat grafik komputer.
Jadi
pengertian dari Desain Pemodelan Grafik adalah proses merencanakan atau
merancang, membuat objek baru kemudian memproses obyek tersebut menjadi suatu
bentuk yang diinginkan dengan bantuan software komputer.
Prinsip Desain Grafis
1.
Kesederhanaan
Banyak pakar desain grafis menyarankan prinsip ini dalam pekerjaan desain.
Banyak pakar desain grafis menyarankan prinsip ini dalam pekerjaan desain.
2.
Keseimbangan
Keseimbangan adalah keadaan atau kesamaan antara kekuatan yang saling berhadapan dan menimbulkan adanya kesan seimbang secara visual.
Keseimbangan adalah keadaan atau kesamaan antara kekuatan yang saling berhadapan dan menimbulkan adanya kesan seimbang secara visual.
3.
Kesatuan
Kesatuan adalah kohesi, konsistensi, ketunggalan atau keutuhan, yang merupakan isi pokok dari komposisi.
Kesatuan adalah kohesi, konsistensi, ketunggalan atau keutuhan, yang merupakan isi pokok dari komposisi.
4.
Penekanan
(aksentuasi)
Penekanan dimaksudkan
untuk menarik perhatian pembaca, sehingga ia mau melihat dan membaca bagian
desain yang dimaksud.
5.
Irama
(repetisi)
Irama merupakan
selisih antara dua wujud yang terletak pada ruang, serupa dengan interval waktu
antara dua nada musik beruntun yang sama.
Unsur Desain Grafis
a. Garis
(Line)
Sebuah
garis adalah unsur desain yang menghubungkan antara satu titik poin dengan
titik poin yang lain sehingga bisa berbentuk gambar garis lengkung (curve) atau
lurus (straight). Garis adalah unsur dasar untuk membangun bentuk atau
konstruksi desain.
b. Bentuk
(Shape)
Bentuk
adalah segala hal yang memiliki diameter tinggi dan lebar. Bentuk dasar yang
dikenal orang adalah kotak (rectangle), lingkaran (circle), dan segitiga
(triangle). Pada desain komunikasi visual kita akan mempelajari betuk dasar dan
bentuk turunan.
c. Tekstur
(Texture)
Tekstur
adalah tampilan permukaan (corak) dari suatu benda yang dapat dinilai dengan
cara dilihat atau diraba. Yang pada prakteknya, tekstur sering dikategorikan
sebagai corakdari suatu permukaan benda, misalnya permukaan karpet, baju, kulit
kayu, cat dinding, cat canvas, dan lain sebagainya.
d. Ruang
(Space)
Ruang
merupakan jarak antara suatu bentuk dengan bentuk lainnya, pada praktek desain
dapat dijadikan unsur untuk memberi efek estetika desain dan dinamika desain
grafis. Sebagai contoh, tanpa ruang Anda tidak akan tahu mana kata dan mana
kalimat atau paragraf. Tanpa ruang Anda tidak tahu mana yang harus dilihat
terlebih dahulu, kapan harus membaca dan kapan harus berhenti sebentar. Dalam
bentuk fisiknya pengidentifikasian ruang digolongkan menjadi dua unsur, yaitu
obyek (figure) dan latarbelakang (background).
e. Ukuran
(Size)
Ukuran
adalah unsur lain dalam desain yang mendefinisikan besar kecilnya suatu obyek.
Dengan menggunakan unsur ini Anda dapat menciptakan kontras dan penekanan
(emphasis) pada obyek desain anda sehingga orang akan tahu mana yang akan
dilihat atau dibaca terlebih dahulu.
f. Warna
(Color)
Warna
merupakan unsur penting dalam obyek desain. Karena dengan warna orang bisa
menampilkan identitas, menyampaikan pesan atau membedakan sifat dari
bentuk-bentuk bentuk visual secara jelas. Dalam prakteknya warna dibedakan
menjadi dua: yaitu warna yang ditimbulkan karena sinar (Additive color/RGB)
yang biasanya digunakan pada warna lampu, monitor, TV dan sebagainya, dan warna
yang dibuat dengan unsur-unsur tinta atau cat (Substractive color/CMYK) yang
biasanya digunakan dalam proses pencetakan gambar ke permukaan benda padat
seperti kertas, logam, kain atau plastic
Pemahaman Desain Grafis dalam Karikatur,
Kesenian, Arsitektur, Sistem
Desain
Grafis dalam Karikatur
Dalam
sebuah karikatur, pemanfaatan desain grafis sangat di perlukan untuk membuat
sebuah desain dari karikatur itu sendiri. Karena karikatur sangat memerlukan
pemahaman tantang garis, titik-titik serta pewarnaan yang sesuai agar terlihat
seperti aslinya.Dalam sebuah krikatur, pemanfaatan desain grafis sangat di
perlukan untuk membuat sebuah desain dari karikatur itu sendiri. Karena
karikatur sangat memerlukan pemahaman tantang garis, titik-titik serta
pewarnaan yang ssuai agar terlihat seperti aslinya.Dalam sebuah krikatur,
pemanfaatan desain grafis sangat di perlukan untuk membuat sebuah desain dari
karikatur itu sendiri. Karena karikatur sangat memerlukan pemahaman tantang
garis, titik-titik serta pewarnaan yang sesuai agar terlihat seperti aslinya.
Desain
Grafis dalam Kesenian
Dalam
bidang kesenian, desain sendiri merupakan sebuah seni tersendiri yang di
hasilkan melalui karya-karya para pendesain. Kesenian dan desain sangat
berkaitan karena di setiap aspek desain selalu di kaitkan dengan seni ataupun
kesenian. Untuk pembuatan suatu karya membuat kerangka dalam menggambar gambar
3D.
Desain
Grafis dalam Arsitektur
Dalam
bidang arsitektur, desain juga sangat berkaitan. misalkan dalam pembuatan
karoserie sebuah kendaraan dimana desain ersebut di kelola dengan menggunakan
teknologi yang akan membentuk sebuah model atau bentuk dari sebuah bodi, rangka
dan mesin kendaraan atau juga dapat di mislkan dalam pembuatan sebuah bangunan.
Desain
Grafis dalam Sistem
Dalam
bidang Sistem, desain pada sebuah sistem sangat diperlukan untuk membuat sebuah
letak pada sistem tersebut. Karena sistem membutuhkan keterampilan dalam
merancang sebuah sistem berupa perencanaan, pembuat sketsa.
Contoh pemodelan grafis pada Karikatur,
Kesenian, Arsitektur dan Sistem
Brosur
adalah satu dari sekian banyak contoh dari penerapan design pemodelan grafis,
pada brosur tersebut diatas terdiri dari kombinasi warna dan gambar yang dibuat
semenarik mungkin agar menarik perhatian orang-orang. Pada brosur diatas juga
dibuat dengan mementingkan tujuan dari pembuatan acara yang akan diadakan.
Sumber:
Link:

Tidak ada komentar:
Posting Komentar